Renungan Malam
Mei 2020

Jual Majalah Renungan Malam Mei 2020


Eceran
Rp 9.000
Tambahkan
** Publikasi digital hanya dapat dibaca dari e-reader Gramedia Digital
Deskripsi
Detail
Ulasan Anggota
Tanggal rilis: 30 April 2020.

Plautus, filsuf dari Roma, berkata, “Wanita tanpa make-up

bagai sayur tanpa garam”. Jika berbicara tentang makeup,

tidak pernah habis. Namun, benarkah yang didandani

fisik terus? Tidak! Rohani harus diperhatikan juga. Jika

hanya fisik yang diurus, itu tidak berbanding

lurus dengan

kedatangan Yesus. Sementara, ke dunia, Dia memberi

pengharapan bagi mereka yang hidup tanpa pengharapan.

Dia digambarkan

seperti terang yang menyinari orang

yang berada dalam kekelaman.

Jika sudah demikian, ada hal yang harus kita lakukan.

Paulus menasihati bahwa perbuatan baik merupakan

“perhiasan”. Karena setiap saat manusia berdandan,

setiap saat pula perbuatan

baik itu harus senantiasa

melekat dalam hidupnya. Dengan kata lain, janganlah kita

terjatuh dengan memperhatikan penampilan fisik. Namun,

mari “berhias diri” dengan perbuatan baik agar terbiasa

“berdandan” kebaikan.

Berbeda dengan Paulus, Daud menyadari bahwa ada sisi

baik dari pergumulan atau penderitaan yang kita hadapi

karena mengajarinya banyak hal terutama memperlajari

ketetapan-ketetapan Tuhan yang membawa kebaikan bagi

masa depan dan membawanya untuk semakin mencintai

Taurat TUHAN. Dengan kata lain, kita jangan terus

terhanyut pada situasi buruk yang sedang menimpa kita.

Perhatikan nasihat bijak dari orang pintar yang berkata, “Di

bawah mendung masih kulihat melati”.

Jadi, dengan dua hal di atas, selain renungan lain pada Mei

2020, kita harus terlihat indah di hadapan Sang Terang.

Bahasa : Indonesian
Negara : Indonesia
Penerbit : Andi Publisher
Jumlah halaman : 41
Ulasan Anggota
Belum ada ulasan untuk edisi ini.
© 2010 - 2020 All Rights Reserved. Gramedia Digital is a registered trademark of Gramedia Digital Nusantara.
Memuat...
Memuat...