AIRMAGZ
ED 31 September 2017

Jual Majalah AIRMAGZ ED 31 September 2017


Full Premium Package

Baca item ini dan puluhan ribu buku serta majalah lainnya hanya

Rp 89.000 / Bulan

Eceran
Rp 25.000
Tambahkan
** Publikasi digital hanya dapat dibaca dari e-reader Gramedia Digital
Deskripsi
Detail
Ulasan Anggota
Tanggal rilis: 07 September 2017.

Pembangungan infrastruktur penerbangan terutama bandara di Indonesia memang selalu penuh masalah, diluar negeri pun mungkin begitu tapi tak sepelik dan serumit di Indonesia. Tengok saja pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang hingga kini masih saja menemui berbagai persoalan, meski kehadiran berbagai kelengkapan fasilitas yang ada sangat dinantikan, salah satunya Kereta Bandara dan skytrain.

Kehadiran kereta bandara bagi para pengguna jasa penerbangan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) sudah merupakan kebutuhan yang mendesak, apalagi mengingat Bandara Soetta telah menempati urutan ke-15 sebagai bandara tersibuk di dunia berdasarkan data tahun 2015 yang dilaporkan oleh Airport Council International.

Tapi ternyata moda transportasi ini masih menyimpang berbagai masalah, mulai dari belum selesainya upaya pembebasan lahan, harga tiketnya yang dianggap terlalu mahal, hingga “benturan” kepentingan penggunaan rel kereta yang sejatinya diperuntukan bagi commuter line.

Belum lagi integrasi dengan skytrain yang menghubungkan Terminal 1, 2 dan 3. Banyak pihak menyatakan desainnya berubah dari seharusnya di dalam terminal kini dibangun di luar terminal.

Bicara ketepatan waktu proyek ini kapan selesai dan beroperasi juga menjadi perbicangan hangat, dengan dirundung berbagai benturan persoalan. Paling optimistis Kereta Bandara ini baru bisa dinikmati pada awal atau pertengahan 2018, kecuali ada kondisi tertentu sehingga proyek ini lebih cepat selesai atau lebih lama. Jadi bagaimana agar proyek infrastruktur strategis seperti pengembangan Bandara Soetta ini bisa selesai tepat waktu atau minimal molor tidak terlalu lama, ya itu tadi semua pihak, stakeholder terkait harus duduk bersama demi kepentingan negara tanpa mengedepankan ego sektoral masing-masing.

Selain catatan menarik soal hal ini, pada Edisi September 2017 ini kami juga tetap hadirkan untuk anda yang menyukai dunia penerbangan dan masyarakat umum berbagai artikel mencerdaskan mengenai dunia penerbangan Indonesia dan dunia. Kisah-kisah inspiratif dalam rubrik profile dan entrepreneur juga kami hadirkan bukan hanya dalam dunia penerbangan. Tim redaksi juga tak lupa menghadirkan banyak artikel tentang gaya hidup masa kini, kesehatan, gadget, wisata dan leasure untuk menambah wawasan dan pustaka Anda.

Jika Anda memiliki saran, kritik dan info menarik bahkan naskah liputan hingga opini menyangkut dunia penerbangan, gaya hidup dan wisata, jangan lupa sampaikan melalui email ke redaksi@airmagz.com, untuk kerjasama dan lain-lain bisa info ke marketing@airmagz.com.

Kami juga menerima undangan liputan secara resmi melalui email tersebut maupun telp di 021-86604481 atau 86614741. Mohon doa agar Airmagz bisa terus hadir memberikan persepsi dan infromasi penting soal penerbangan dan laporan terkait lainnya.

Bahasa : Indonesian
Negara : Indonesia
Penerbit : Arta Inti Raya
Jumlah halaman : 100
Ulasan Anggota
Belum ada ulasan untuk edisi ini.
Edisi lainnya
Edisi Rekomendasi
Edisi lainnya
Lainnya
© 2010 - 2019 All Rights Reserved. Gramedia Digital is a registered trademark of Gramedia Digital Nusantara.
Memuat...
Memuat...