PROBLEMATIKA AUTENTISITAS HADIS NABI DARI KLASIK HINGGA KONTEMPORER

Jual Buku PROBLEMATIKA AUTENTISITAS HADIS NABI DARI KLASIK HINGGA KONTEMPORER oleh Prof. Dr. H. Idri. M.Ag.


Oleh Prof. Dr. H. Idri. M.Ag.

Full Premium Package

Baca item ini dan puluhan ribu buku serta majalah lainnya hanya

Rp 89.000

Digital X Kompas.Id 1 Bulan Premium Package

Baca item ini dan puluhan ribu buku serta majalah lainnya hanya

Rp 129.000

Digital X Kompas.Id 3 Bulan Premium Package

Baca item ini dan puluhan ribu buku serta majalah lainnya hanya

Rp 359.000

Digital X Kompas.Id 6 Bulan Premium Package

Baca item ini dan puluhan ribu buku serta majalah lainnya hanya

Rp 649.000

Eceran
Rp 129.000
Tambahkan
** Publikasi digital hanya dapat dibaca dari e-reader Gramedia Digital
Deskripsi
Detail
Ulasan Anggota
GoodReads
Tanggal rilis: 29 June 2020.

Al-Qur’an dan Hadis, di samping sama-sama sebagai sumber ajaran Islam, keduanya mempunyai perbedaan yang sangat menonjol terutama dilihat dari segi keautentikannya. Seluruh ayat Al-Qur’an dipastikan berasal dari Allah berbeda dengan Hadis Nabi yang sebagiannya dipastikan berasal dari Nabi tetapi ada pula yang diragukan bahkan sebagian dipastikan tidak berasal darinya. Kepastian Al-Qur’an berasal dari Allah karena seluruh ayat-ayatnya telah ditulis semenjak diturunkannya kepada Nabi Muhammad, terjaga baik secara hafalan maupun catatan atau tulisan di kalangan para sahabat dan kemudian dibukukan dalam satu mushaf pada masa Abū Bakar al-Siddīq serta digandakan pada masa ‘Utsmān ibn ‘Affān dalam bentuk mushaf ‘Utsmānī. Adapun Hadis Nabi, pada masa Rasulullah hanya sebagian yang ditulis karena khawatir tercampur dengan Al-Qur’an. Mayoritas Hadis saat itu terekam dalam hafalan para sahabat Nabi yang diriwayatkan secara lisan dan hanya sedikit yang terekam dalam bentuk tulisan. Periwayatan Hadis secara lisan ini memakan waktu yang cukup lama sejak masa Rasulullah hingga masa-masa sesudahnya. Hadis-hadis baru dibukukan secara lengkap pada abad kedua dan ketiga Hijriyah. Karena itu, periwayatan Hadis memerlukan waktu ratusan tahun yang melibatkan beberapa generasi, yakni generasi sahabat, tābi’īn, tābi’ al-tābi’īn yang kemudian Hadis-hadis itu dibukukan oleh para mukharrij (kolektor) Hadis. Periwayatan Hadis dalam jangka waktu yang relatif panjang inilah antara lain yang menyebabkan terjadinya perbedaan kualitas Hadis; ada yang sahih, hasan, a’īf bahkan palsu. Dapat dikatakan bahwa tidak semua hadis benar-benar dari Rasulullah, berbeda dengan Al-Qur’an yang dipastikan berasal dari Allah.

Bahasa : Indonesian
Negara : Indonesia
Penerbit : Prenada Media
Penulis : Prof. Dr. H. Idri. M.Ag.
Jumlah halaman : 488
Ulasan Anggota
Belum ada ulasan untuk edisi ini.
Edisi Rekomendasi
© 2010 - 2020 All Rights Reserved. Gramedia Digital is a registered trademark of Gramedia Digital Nusantara.
Memuat...
Memuat...