Perang Korea - Pertikaian Terpanjang Dua Saudara

Jual Buku Perang Korea - Pertikaian Terpanjang Dua Saudara oleh Michael Wicaksono


Oleh Michael Wicaksono

Non Fiction Premium Package

Baca item ini dan puluhan ribu buku serta majalah lainnya hanya

Rp 45.000

Full Premium Package

Baca item ini dan puluhan ribu buku serta majalah lainnya hanya

Rp 89.000

Digital X Kompas.Id 1 Bulan Premium Package

Baca item ini dan puluhan ribu buku serta majalah lainnya hanya

Rp 129.000

Digital X Kompas.Id 3 Bulan Premium Package

Baca item ini dan puluhan ribu buku serta majalah lainnya hanya

Rp 359.000

Digital X Kompas.Id 6 Bulan Premium Package

Baca item ini dan puluhan ribu buku serta majalah lainnya hanya

Rp 649.000

Eceran
Rp 82.500
Tambahkan
** Publikasi digital hanya dapat dibaca dari e-reader Gramedia Digital
Deskripsi
Detail
Ulasan Anggota
GoodReads
Tanggal rilis: 01 April 2020.

Tak dipungkiri bahwa budaya populer Korea sudah menjangkiti generasi milenial di seluruh dunia. Anak-anak muda menjadikan drama dan musik Korea Selatan sebagai hiburan harian. Tetapi tidak banyak yang tahu mengapa Korea terbagi menjadi utara dan selatan.

Perang ini berakar jauh di pergantian abad ke-19 menuju abad berikutnya, ketika Korea yang berada di bawah dominasi Kekaisaran China mulai beralih ke Jepang yang sedang bangkit. Jepang masuk ke Perang Dunia II setelah menginvasi China pada 1937 dan menyerang Pearl Harbor pada 1942. Segala sumber daya Korea pun dikerahkan untuk mendukung Jepang di seluruh Asia Timur dan Pasifik. Ketika Jepang kalah pada 1945, Semenanjung Korea menjadi salah satu wilayah yang masa depannya ditentukan oleh pihak Sekutu sebagai pemenang. Rakyat Korea yang menjadi

korban, diposisikan sebagai penonton yang pasrah menerima nasib malang mereka.

Sejak saat itu, rakyat Korea mulai menemukan diri mereka terbagi dua, utara dan selatan. Uni Soviet masuk dari utara, mendirikan rezim pemerintahan komunis di Pyongyang. AS menyusul dari selatan, dan mendirikan pemerintahan nasionalis di Seoul.

Sampai saat ini, proses reunifi kasi damai masih terus diupayakan, meski banyak keengganan dari kedua pihak. Namun perang yang secara teknis masih berlangsung sampai detik ini menjadi pembelajaran penting bagi dunia, bahwa perpecahan yang mendalam pun bisa terjadi di negara yang bahkan secara etnografis sangat seragam, hanya akibat perbedaan ideologi dan kepentingan politik.

Bahasa : Indonesian
Negara : Indonesia
Penerbit : Elex Media Komputindo
Penulis : Michael Wicaksono
Jumlah halaman : 330
Ulasan Anggota
Belum ada ulasan untuk edisi ini.
© 2010 - 2020 All Rights Reserved. Gramedia Digital is a registered trademark of Gramedia Digital Nusantara.
Memuat...
Memuat...