Makna Dan Arti Surah 72 Al-Jin Kaum Jin Versi Bahasa Inggris Dan Bahasa Melayu

Jual Buku Makna Dan Arti Surah 72 Al-Jin Kaum Jin Versi Bahasa Inggris Dan Bahasa Melayu oleh Jannah Firdaus Mediapro


Oleh Jannah Firdaus Mediapro

Eceran
Rp 25.000
Tambahkan
** Publikasi digital hanya dapat dibaca dari e-reader Gramedia Digital
Deskripsi
Detail
Ulasan Anggota
GoodReads
Tanggal rilis: 30 January 2019.

Makna Dan Arti Surah 72 Al-Jin Kaum Jin Versi bilingual

Dalam Bahasa Inggris Dan Bahasa Melayu (The Meaning of Surah 72

Al-Jinn Bilingual Edition In English And Malay Languange)

Surah Al-Jinn ialah surah ke-72 dalam Al-Quran. Surah ini tergolong

surah Makkiyah dan terdiri atas 28 ayat. Dinamakan "al-Jinn" yang

bererti "Jin" diambil dari kata "al-Jinn" yang terdapat pada ayat

pertama surah ini. Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya

diterangkan bahawa jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan

Al Quran dan mereka mengikuti ajaran Al Quran tersebut.

Jin merupakan sejenis makhluk halus yang dicipta dari api. Jin berbeza

dengan malaikat. Malaikat semuanya beriman, sedangkan jin ada yang

beriman dan ada yang kafir dan seperti manusia. Sebahagian jin ada

yang taat kepada Allah dan sebahagian yang ingkar dengan perintah

Allah. Begitu juga dengan kewajipan jin seperti juga dengan manusia.

Jin dan manusia memiliki kewajipan menyembah Allah.

Surat al-Jinn (The Jinn Race”) is the seventy-second chapter of the

Quran with 28 verses. The name as well as the topic of this chapter is

jinn. Similar to angels, the Jinn are spiritual beings invisible to

the naked human eye. In the Quran, it is stated that humans are

created from the earth and jinn from smokeless fire in more than one

instance.

In the second verse the jinn recant their belief in false gods and

venerate Muhammad for his monotheism. The jinn apologize for their

past blasphemy and criticize mankind for either neglecting them or

encouraging their disbelief. Verses 20-22 are especially important as

Monotheism (tawhid) among the Jinn is reaffirmed and the inescapable

wrath of God is emphasized. The Judgement in verse 7, and the

Punishment in verse 25, are both references to the Islamic Judgement

Day, Yaum al Qiyamah. Verse 25-28 establish that Qiyamah is known only

to God, and that God takes into account all the deeds of a man when

judging him.

Bahasa : English
Negara : Indonesia
Penerbit : Xenohikari Dragon
Penulis : Jannah Firdaus Mediapro
Jumlah halaman : 29
Ulasan Anggota
Belum ada ulasan untuk edisi ini.
© 2010 - 2019 All Rights Reserved. Gramedia Digital is a registered trademark of Gramedia Digital Nusantara.
Memuat...
Memuat...