Filsafat Fragmentaris: Deskripsi, Kritik, dan Dekonstruksi

Jual Buku Filsafat Fragmentaris: Deskripsi, Kritik, Dan Dekonstruksi oleh Budi Hardiman


Oleh Budi Hardiman

Eceran
Rp 29.000
Tambahkan
** Publikasi digital hanya dapat dibaca dari e-reader Gramedia Digital
Deskripsi
Detail
Ulasan Anggota
GoodReads
Tanggal rilis: 28 December 2018.

Penelitian-penelitian yang dihimpun dalam buku ini membahas tiga tema besar dalam filsafat Barat, yaitu: tubuh, kesadaran, dan kekuasaan. Ketiga tema itu disorot dengan tiga pendekatan utama dalam filsafat Barat kontemporer, yaitu: fenomenologi (deskripsi), filsafat kritis (kritik), dan dekonstruktivisme (dekonstruksi). Seperti karya-karya sebelum ini, penulis memusatkan diri pada problem epistemologis, sosial, dan politis. Seluruhnya ada tujuh tulisan yang merupakan hasil kerja dalam berbagai waktu dan alasan, dan beberapa di antaranya juga pernah didiskusikan dalam forum-forum diskusi dan kuliah. Penulis melakukan berbagai eksperimen dalam gaya ulasan. Pembaca akan diundang untuk menyelam ke dalam pemikiran para filsuf penting, seperti: Maurice Merleau-Ponty, G.W.F. Hegel, T.W. Adorno, W. Benjamin, J. Habermas, C. Schmitt, J. Derrida, F. Nietzsche, dan lain-lain. Kebanyakan ulasan dimulai dengan membahas sebuah karya penting seorang filsuf, seperti Phenomenologie de la perception dari Maurice Merleau-Ponty (Bab 1), Phenomenologie des Geistes dari G.W.F. Hegel (Bab 2), Force de loi dari Jacques Derrida (Bab 6), tetapi juga beberapa mengulas sebuah tema yang disoroti dengan berbagai karya seorang filsuf (Bab 3, 4, dan 5) atau juga sebuah tema yang didekati dengan pemikiran beberapa filsuf (Bab 7).


Judul Filsafat Fragmentaris yang menyatukan berbagai ulasan dalam buku ini sangat tepat. Pertama, karena meskipun memberi pembahasan yang mendasar dan komprehensif, masing-masing bab dalam buku ini tetap tinggal sebagai ulasan yang tidak menuntaskan pemikiran filsuf atau tema yang dibahas. Bab-bab itu tampil sebagai fragmen-fragmen pemikiran yang menghentikan suatu klaim akan ketuntasan pengetahuan. Dan kedua, karena filsafat itu sendiri sebuah pemikiran yang fragmentaris. Ini tentu saja merupakan pernyataan pendirian yang terbuka untuk didiskusikan. Sebuah filsafat yang mengklaim telah meliput seluruh kenyataan, seperti metafisika, dalam lintasan sejarah pemikiran terbukti sebagai sebuah pemikiran fragmentaris karena klaim itu di hadapan berbagai klaim absolut lainnya tetap tinggal sebagai salah satu potongan episode pemikiran manusia di antara episode-episode pemikiran metafisis lainnya. Filsafat dewasa ini yang dalam buku ini dicakup dalam deskripsi, kritik dan dekonstruksi, menampilkan ciri fragmentaris pemikiran itu sendiri. Tetapi justru dengan pengakuan akan ciri fragmentaris itu, filsafat dapat membedakan dirinya dari ideologi dan agama.

Bahasa : Indonesian
Negara : Indonesia
Penerbit : Kanisius
Penulis : Budi Hardiman
Jumlah halaman : 224
Ulasan Anggota
Belum ada ulasan untuk edisi ini.
© 2010 - 2019 All Rights Reserved. Gramedia Digital is a registered trademark of Gramedia Digital Nusantara.
Memuat...
Memuat...