Diare Balita: Suatu Tinjauan dari Bidang Kesehatan Masyarakat

Jual Buku Diare Balita: Suatu Tinjauan Dari Bidang Kesehatan Masyarakat oleh "Dr. Oksfriani Jufri Sumampouw, S.Pi., M.Kes. Prof. Dr. Ir. Soemarno, M.S. Dr. Dr. Sri Andarini, M.S. Dr. Dr. Endang Sriwahyuni, M.S."


Oleh "Dr. Oksfriani Jufri Sumampouw, S.Pi., M.Kes. Prof. Dr. Ir. Soemarno, M.S. Dr. dr. Sri Andarini, M.S. Dr. dr. Endang Sriwahyuni, M.S."

Eceran
Rp 75.000
Tambahkan
** Publikasi digital hanya dapat dibaca dari e-reader Gramedia Digital
Deskripsi
Detail
Ulasan Anggota
GoodReads
Tanggal rilis: 12 February 2020.

"Menurut Kementerian Kesehatan RI (2010b), diare adalah suatu kondisi dimana seseorang buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair, bahkan dapat berupa air saja dan frekuensinya lebih sering (biasanya tiga kali atau lebih) dalam satu hari. Diare terdiri dari 2 jenis yaitu diare akut dan diare persisten/ kronik. Diare akut berlangsung kurang dari 14 hari. Diare kronik berlangsung lebih dari 14 hari. Diare dapat diklasifikasikan dalam 3 kelompok yaitu osmotik, sekretori, dan eksudatif. Diare osmotik terjadi ketika terlalu banyak air ditarik dari tubuh ke dalam usus perut. Jika seseorang minum cairan dengan gula atau garam berlebihan, ini bisa menarik air dari tubuh ke dalam usus dan menyebabkan diare osmotik (WebMD, 2011; WHO, 2005). Sekretori (noninflammatory) diare terjadi ketika tubuh melepaskan air ke usus saat hal itu tidak seharusnya.

Banyak infeksi, obat-obatan, dan kondisi lain menyebabkan sekresi diare (WHO, 2005). Menurut Black (2007) diare jenis ini terjadi saat racun menstimulasi sekresi klorida dan mengurang penyerapan garam dan air (disebabkan oleh V. cholera) atau organisme lainnya yang menghambat fungsi absorpsi dari villus di usus halus. Diare eksudatif terjadi jika ada darah dan nanah dalam tinja. Hal ini terjadi dengan penyakit radang usus, seperti penyakit Crohn atau kolitis ulseratif (WebMD, 2011). Menurut Kemenkes RI (2010), penyebab diare secara klinis dapat dikelompokkan menjadi 6 golongan yaitu infeksi (disebabkan oleh bakteri, virus atau infestasi parasit), malabsorpsi, alergi, keracunan, immunodefisiensi, dan sebab-sebab lainnya. Diare yang disebabkan infeksi dan keracunan merupakan penyebab yang sering ditemukan di masyarakat atau secara klinis."

Ulasan Anggota
Belum ada ulasan untuk edisi ini.
Edisi Rekomendasi
Edisi Rekomendasi
© 2010 - 2020 All Rights Reserved. Gramedia Digital is a registered trademark of Gramedia Digital Nusantara.
Memuat...
Memuat...