7 Divisi

Jual Buku 7 Divisi oleh Ayu Welirang


Oleh Ayu Welirang

Rating: 3.0 / 5

Fiction Premium Package

Baca item ini dan puluhan ribu buku serta majalah lainnya hanya

Rp 45.000 / Bulan

Full Premium Package

Baca item ini dan puluhan ribu buku serta majalah lainnya hanya

Rp 89.000 / Bulan

Eceran
Rp 34.000
Tambahkan
** Publikasi digital hanya dapat dibaca dari e-reader Gramedia Digital
Deskripsi
Detail
Ulasan Anggota
GoodReads
Tanggal rilis: 24 February 2014.

"""Surat-surat perekrutan misterius menghampiri tujuh anak manusia dengan latar belakang berbeda. Surat tersebut datang kepada mereka masing-masing dengan cara yang tak sama. Gitta, Ichan, Tom, Ambar, Dom, Bima, dan Salman. Tujuh orang ini tak pernah menyangka akan dipertemukan dalam suatu ekspedisi besar, dengan divisi sesuai kemampuan mereka masing-masing.

Pertemuan yang mengubah segalanya. Mengubah ritme hidup, mengembalikan masa lalu, dan menghilangkan yang lain. Berbagai kejadian menegangkan dan misteri-misteri mulai bermunculan ketika mereka mencoba menaklukkan sebuah gunung keramat. Rupanya, ada seorang lelaki misterius di balik ekspedisi besar itu. Dan ketika mereka menyadari sesuatu sedang terjadi, mereka sudah terlambat.

Ketika tim ekspedisi ini mulai solid, satu per satu dari mereka mulai disesaki tragedi. Mereka terpaksa dihadapkan pada pilihan pelik; kehilangan satu orang... atau satu tim sekaligus.

Dapatkah mereka menuntaskan ekspedisi ini? Dan akankah mereka tetap kembali utuh saat pulang?"""

Bahasa : Indonesian
Negara : Indonesia
Penerbit : Grasindo
Penulis : Ayu Welirang
Jumlah halaman : 212
Ulasan Anggota
( 1 User )
3.0 dari 5 bintang
Sebuah ekspedisi misterius menyatukan Gitta, Ichan, Tom, Dom, Ambar, Salman, dan Bima. Berawal dari penawaran rahasia dari seseorang yang bernama Rudolf untuk bergabung dalam ekspedisinya yang diberi nama The Big Wall Expedition. Ketujuh orang tersebut mewakili tujuh divisi dalam ekspedisi tersebut, yaitu Divisi Climbing (Gitta), Divisi Mountaineering (Ichan), Divisi Penyeberangan (Tom), Divisi Navigasi (Bima), Divisi Shelter (Dom), Divisi Survival (Ambar), dan Divisi P3K (Salman). Mereka diminta untuk naik ke Gunung Arcawana untuk mengambil sebuah artefak milik warga Babad Bali. Ternyata dibalik misi tersebut tersimpan rahasia yang membuat Gitta, Ichan, Tom, Dom, Ambar, Bima, dan Salman mau tidak mau terbawa-bawa. Misi tersebut juga tidak bisa terlaksana dengan mudah. Cuaca dan kondisi di Gunung Arcawana yang tidak memungkinkan untuk didaki menjadi kendala tersebar misi mereka. Tapi perintah tetaplah sebuah perintah. Dengan berbekal kemampuan yang mereka miliki, mereka bertekad untuk menuntaskan misi tersebut walaupun nyawa taruhannya. *** Sebelumnya saya tidak sengaja melihat sampul bukunya di Goodreads dan kebetulan karena sinopsisnya menggugah rasa penasaran saya, akhirnya saya memilih buku ini. Petualangan naik gunung seperti ini pun saya belum pernah membacanya (apalagi mengalaminya), jadi sekalian membacanya saya juga bisa tahu sedikit tentang pendakian. Dan benar saja, tim ekspedisi ini bukanlah orang sembarangan yang mendaki gunung hanya untuk senang-senang saja, tapi mereka semua adalah orang yang ahli di bidangnya masing-masing. Awalnya saya gak ngeh sama gambar gunung yang ada di sampul bukunya. Saya lebih fokus dengan typography serta letak-letaknya. Sampulnya bagus, eye catching, dan warna hijaunya terasa banget kalau buku ini tentang alam. Walaupun menurut catatan penulis di Goodreads kalau ia kurang suka dengan pemilihan gambar gunung yang dipakai di sampul bukunya. Alur yang digunakan dalam 7 Divisi ini adalah alur maju dan mundur dengan sudut pandang orang ketiga jamak. Sudut pandang ini saya rasa tepat dipilih oleh penulisnya karena memang banyaknya tokoh yang menuntut penjelasan. Tapi menurut saya karakter buku ini agak terlalu banyak. Ada beberapa orang yang tidak saya hapal dan jika membaca bagian tentang mereka, saya kehilangan gambaran karakternya. Namun, untung saja tokoh sentralnya cukup menonjol dan bisa saya kenal. Kejanggalan dalam buku ini adalah pada instalove yang dialami beberapa karakter dan juga ceritanya yang terlalu fantasi justru mengurangi nilai petualangannya. Bagian instalove itu seperti dipaksakan ada dan justru malah membuat aneh. Menurut saya sih kalaupun tidak ada, tidak akan mengubah inti cerita yang ada. Oh iya, satu lagi. Entah kenapa saya merasa kalau narasi yang ada di tiap bab kadang terlalu dipercepat dengan eksekusi yang tiba-tiba pula, serta jumlah halaman buku ini yang tergolong terlalu sedikit. Untuk ending buku ini, saya tidak masalah. Ending-nya memang tidak manis seperti permen kapas, tapi menurut saya itu cukup baik. Semua tokohnya pun mendapat pelajaran dan hikmah dibalik misi tersebut. 3 bintang untuk 7 Divisi. Beralih tentang Scoop. Saya kenal Scoop tidak terlalu lama, tapi memang sebelum ada tawaran dari Mbak Stefy pun saya sudah pernah install dan daftar di aplikasi Scoop. Nah, menurut saya aplikasinya bagus, legal pula. Bisa dibaca di mana saja karena bisa disinkronisasikan pada perangkat smartphone atau tablet. Hanya saja, pada perangkat smartphone ukuran hurufnya terlalu kecil dan agak repot kalau harus klik zoom in/out. Saran saya untuk Scoop, e-readernya diperbaharui lagi dengan menambahkan fitur font scale seperti e-reader lain, agar pada saat membaca kita bisa nyaman karena bisa mengatur ukuran huruf sesuai yang diinginkan. Yang kedua soal agak ribetnya pembelian buku dengan memakai voucher. Saya kurang tahu jika pembelian itu bisa dilakukan melalui smartphone atau tidak, karena pada saat saya akan membeli opsi tersebut tidak ada. Jadi yang saya lakukan adalah membuka www.getSCOOP.com di browser PC, melakukan pembelian dengan voucher, lalu mentransfer e-book pada perangkat smartphone saya. Saran saya lagi adalah semoga Scoop bisa menambahkan opsi pembelian dengan voucher pada e-reader-nya. Tapi selain kedua hal di atas, saya cukup senang dengan proses pembelian di Scoop ini yang tergolong cepat. Setelah saya selesai melakukan pembelian, e-book yang saya beli langsung dikirimkan ke akun saya tanpa jeda. Keren :D
© 2010 - 2019 All Rights Reserved. Gramedia Digital is a registered trademark of Gramedia Digital Nusantara.
Memuat...
Memuat...