Tegang Bentang

Tegang Bentang Book by Pusat Dokumentasi Arsitektur


By Pusat Dokumentasi Arsitektur

Full Premium Package

Read this and other thousands books & magazines for

Rp 89.000 / Bulan

Single Issue
Rp 141.900
Add to Cart
** Digital publication can only be read on Gramedia Digital e-reader
Description
Detail
Rating & Review
GoodReads
Release Date: 31 October 2018.

Sejarah Arsitektur Modern Indonesia terbangun dari ketegangan pemikiran dan perdebatan tentang gagasan-gagasan arsitektural yang seringkali bertentangan. Namun, justru ketegangan-ketegangan itulah yang sampai sekarang mengakibatkan wacananya terus berlanjut, dan membangun bentang sejarah Arsitektur Modern Indonesia tersebut. Perdebatan yang dibicarakan di atas juga terjadi di kalangan arsitek yang bekerja di Indonesia. Arsitek-arsitek muda Belanda yang bekerja di Indonesia di awal abad ke-20 menentang jenis arsitektur yang diciptakan oleh unit zeni militer di kepulauan jajahan. Beberapa arsitek seperti Schoemaker, Thomas Karsten dan Maclaine Pont merupakan

arsitek muda yang progresif pada masanya. Kemudian masa sesudah tahun 1945, setelah Proklamasi Kemerdekaan, pertentangan antara pemikiran arsitektur baru dan yang mapan juga terjadi. Masa-masa ini ditandai dengan era arsitektur modern di Indonesia sebagaimana citra Indonesia yang ingin dibentuk oleh Sukarno.

Di masa 1950-an ada sebuah kelompok arsitek muda, ATAP, yang mengusung modernisme. Di masa setelah Sukarno ada Atelier 6 dengan konsep desain yang mencari lokalitas. Lalu, muncul sekelompok arsitek muda yang membentuk sebuah forum diskusi bernama Arsitek Muda Indonesia (AMI). Saat ini, muncul juga berbagai kelompok arsitek muda di beberapa tempat di Indonesia.

Memang, ada kalanya perdebatan-perdebatan tersebut kurang tampak pada permukaan. Tetapi, dari konsep-konsep desain, tampilan karya maupun pernyataan-pernyataan para arsitek dapat terlihat—albeit secara tersirat—adanya perdebatan antar generasi yang berbeda maupun antara arsitek-arsitek dari generasi yang sama. Perdebatan seperti ini masih merupakan kisah yang berlanjut hingga kini, sekalipun topik yang diperdebatkan telah berubah.

Language : Indonesian
Country : Indonesia
Publisher : Gramedia Pustaka Utama
Author : Pusat Dokumentasi Arsitektur
Page Count : 184
Rating & Review
No review for this product yet.
Recommendation
Recommendation
© 2010 - 2019 All Rights Reserved. Gramedia Digital is a registered trademark of Gramedia Digital Nusantara.
Loading...
Loading...