#BacaJadiLebihMudah

Kisah Hidup Anne Frank yang Sebut Buku Hariannya “Kitty”

Kisah Hidup Anne Frank yang Sebut Buku Hariannya “Kitty”

Pernah dengar nama Anne Frank? Ia adalah gadis belia yang menulis buku catatan harian berjudul The Diary of a Young Girl.

Buku berjudul asli Het Achterhuis (istilah bahasa Belanda yang berarti ‘halaman belakang’) tersebut diterbitkan pertama kali di Amsterdam pada 1947.

Anne Frank lahir pada 12 Juni 1929 di Frankfurt. Ia adalah keturunan Jerman yang terpaksa pindah ke Belanda karena dampak Perang Dunia II.

Selama tiga tahun—tepatnya pada 1942-1944—anak perempuan yang punya nama asli Annelies Marie Frank itu mendokumentasikan kehidupannya dalam persembunyian.

Ayah Anne, Otto Frank, adalah seorang wirausaha asal Jerman yang bertugas sebagai tantara Jerman selama Perang Dunia I.

Dikarenakan okupansi Nazi di Jerman, Otto memutuskan untuk membawa keluarganya pindah ke Amsterdam pada musim gugur 1933.


Baca juga: The Father of Science Fiction H.G. Wells & Dua Karya Epiknya


Di Amsterdam, Otto menjalankan usaha jualan rempah-rempah dan pektin yang digunakan untuk pembuatan selai. Ketika keluarganya bersembunyi pada 1942, Otto mengalihkan kendali bisnisnya kepada dua rekan Belanda-nya.

Sebelum bersembunyi, Otto memberikan buku harian kepada Anne sebagai hadiah ulang tahun yang ke-13. Anne menerima buku harian itu pada 12 Juni 1942 dan mulai menulis di dalamnya pada 14 Juni 1942.

Selama dalam persembunyiannya, Anne begitu setia menulis buku hariannya itu. Saking dekatnya, Anne memiliki sebutan khusus untuk si buku harian yaitu “Kitty”. Itu terbukti karena setiap Anne mulai menulis, ia mengawalinya dengan “Dear Kitty”.

Namun, ada beberapa perdebatan tentang nama Kitty itu. Beberapa sumber menyebutkan bahwa Anne pernah punya teman bernama Kitty sebelum perang dimulai. Namun, Kitty si temannya Anne itu tidak percaya bahwa dirinyalah inspirasi untuk buku harian Anne.

Sepeninggalan Anne Frank, Otto Frank mendirikan The Anne Frank House pada 3 Mei 1957. The Anne Frank House adalah organisasi nonprofit independen yang mengelola museum di rumah tempat Anne Frank bersembunyi di Amsterdam.

profil
Dear Kitty karya Anne Frank

Di Indonesia sendiri, The Diary of a Young Girl sempat diterbitkan dalam bentuk terjemahan oleh Penerbit Atria pada Mei 2013. Hasil terjemahan itu diberi judul Dear Kitty.

Anne Frank terkenal setelah ia wafat berkat The Diary of a Young Girl. Beberapa penulis pun membuat tulisan tentang Anne Frank. Salah satunya adalah Francine Prose yang menerbitkan buku berjudul Anne Frank berisi kisah hidup gadis cilik itu dan nilai-nilai yang dibawanya.

Baca buku Dear Kitty karya Anne Frank di Gramedia Digital!


Baca juga: Mengenal Charles Dickens dan Karya-Karyanya yang Mendunia


Sumber gambar header: annefrank.org


Masukan email kamu untuk berlangganan newsletter

comments powered by Disqus