#BacaJadiLebihMudah

Daftar Istilah Singkatan Bahasa Inggris Buat Si Kutu Buku

Daftar Istilah Singkatan Bahasa Inggris Buat Si Kutu Buku

Sebagaimana bidang ilmu lain, ilmu perbukuan punya daftar istilah  sendiri. Ada beberapa singkatan istilah dalam bahasa Inggris yang kesemuanya perlu diketahui oleh pembaca buku—terutama si kutu buku. Berikut adalah singkatan istilah perbukuan penting berbahasa Inggris dan penjelasannya.

ISBN

Pembaca buku tentu pernah memperhatikan sampul belakang buku yang sedang dibacanya. Pada bagian pojok bawah setiap buku pasti ada kode bar (barcode) disertai angka-angka. Angka-angka tersebut disebut dengan ISBN dan kode bar tersebut digunakan untuk mempermudah pemindaian melalui alat pemindai. ISBN singkatan dari International Standard Book Number yang harus dimiliki setiap buku.

ISBN digunakan sebagai identifikasi buku yang bersifat unik. Dengan ISBN, sebuah buku dapat teridentifikasi informasinya dari judul, penerbit, dan kelompok penerbit. Angka-angkanya terdiri atas 13 digit. Dilansir dari situs web Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, ISBN diberikan oleh Badan Internasional ISBN yang berkedudukan di London. Di Indonesia, Perpustakaan RI-lah yang berhak memberikan ISBN kepada penerbit-penerbit yang berada di wilayah Indonesia.

DNF dan TBR

Manusia memang hobi menyingkat-nyingkat termasuk kutu buku. DNF dan TBR termasuk dua dari sekian banyak singkatan yang populer dan dikenal oleh para pencinta buku. DNF adalah singkatan dari term bahasa Inggris “did not finish”. Sebagaimana artinya, pembaca yang memberikan singkatan tersebut di sebuah ulasan buku berarti ia tidak menyelesaikan bukunya sampai tuntas. Hal itu beralasan; kebanyakan karena ia tidak cocok dengan buku tersebut.

Berbeda dengan DNF, TBR dalam bahasa Inggris yang umum merupakan singkatan dari “to be real”. Namun, dalam khazanah perbukuan adalah singkatan bahasa inggris dari “to be read”. Pembaca buku yang menggunakan singkatan tersebut berarti mereka punya daftar buku-buku yang akan mereka baca. Apakah Anda punya daftar buku TBR?

POV dan POD

Oke. Kedua singkatan di atas disatukan hanya karena memiliki kesamaan dua huruf pertama: P dan O. Masing-masing punya artinya sendiri. POV singkatan dari “point of view” atau yang dikenal dalam bahasa Indonesia dengan sudut pandang yang terdapat di setiap buku. Misalnya, POV 1 adalah sudut pandang orang pertama yang berarti cerita di dalam buku diceritakan oleh si tokoh utama.

POD singkatan dari “print on demand” yang berarti mencetak seusai permintaan. Istilah ini biasanya untuk buku-buku langka yang tidak banyak dicari orang sehingga tidak diproduksi secara massal. Mereka yang ingin memiliki buku tersebut harus melakukan layanan POD dan menunggu beberapa waktu untuk proses mencetak bukunya. Biasanya buku-buku yang dicetak via POD lebih mahal ketimbang buku yang dicetak banyak.

ARC dan DRC

ARC dan DRC adalah dua singkatan yang mengindikasikan status sebuah buku. ARC adalah singkatan dari ”advanced reader copy”. Itu berarti sebuah buku memiliki status hanya untuk diperuntukkan bagi pembaca yang ingin membacanya sebelum dicetak secara massal. Hal tersebut memang tidak pernah dilakukan di Indonesia, tetapi sangat umum dilakukan di luar negeri terutama di Amerika Serikat dan negara-negara di benua Eropa.

ARC dimaksudkan untuk dibaca sekaligus dikomentari oleh pembacanya. Status bukunya masih belum final dan terkadang bakal berbeda dengan versi final karena perubahan minor atau mayor. Mereka yang ingin membaca bukunya akan mendapatkan versi ARC secara gratis dengan imbalan ulasan bukunya. Sementara itu, DRC adalah ”digital reader copy” yang punya fungsi sama dengan ARC hanya saja berbentuk digital.

Ragam Singkatan Genre

Tahukah Anda bahwa genre buku itu banyak sekali? Nah, saking banyaknya, beberapa genre disingkat untuk mempermudah penyampaiannya. Genre yang biasa disingkat adalah YA, SF, dan GN. Apa saja mereka?

YA adalah ”young adult” yang merupakan genre remaja. Salah satu buku bergenre YA adalah Frankly in Love karya David Yoon. SF adalah “science fiction” yang berarti fiksi ilmiah. Buku yang termasuk genre SF adalah Do Androids Dream of Electric Sheep? Karya Philip K. Dick. Lalu yang terakhir ada GN atau “graphic novel” yang merupakan novel tetapi berbentuk gambar atau ilustrasi. Contoh GN adalah novel-novel grafis Harlequin terbitan SB Creative Corp.


Sumber foto header: Unsplash


Masukan email kamu untuk berlangganan newsletter

comments powered by Disqus